News
24 August 2022

Pentingnya Digitalisasi Ekonomi untuk Kesehatan Indonesia

Digitalisasi ekonomi memberikan dampak besar dalam segala aspek, termasuk dari sisi kesehatan. PT Bundamedik Tbk (BMHS) sendiri turut berpartisipasi dalam tren digitalisasi ini. Salah satunya dengan mengembangkan digitalisasi layanan. Corporate Communications BMHS, dr. Harmeni Wijaya mengatakan, “Perseroan menyadari kebutuhan digital kian tinggi, utamanya selama pandemi COVID-19."

Baca Juga: Maksimalkan Kualitas Hidup Anak dengan Preimplantation Genetic Testing for Monogenic Diseases (PGT-M)

Dengan digitalisasi layanan ini, diharapkan pasien tidak perlu lagi berlama-lama menunggu di lokasi karena petugas akan memberitahukan waktu yang tepat untuk jam kedatangan. Layanan ini memberikan efisiensi waktu dan tenaga untuk para pasien, sehingga layanan kesehatan juga dapat berjalan dengan lebih lancar secara keseluruhan.

Pandemi Pendorong Digitalisasi

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia ternyata juga memberikan dampak baik terhadap kebiasaan masyarakat. Selain dari membiasakan masyarakat untuk mempraktikan protokol kesehatan dengan lebih disiplin, terjadi pergeseran sistem pembayaran atau digitalisasi ekonomi dalam berbagai aspek sehingga masyarakat lebih mengenal sistem pembayaran yang lebih canggih dari sebelumnya.

Langkah mengalihkan proses pembayaran ke bentuk digital menjadi solusi ketika pandemi memperlambat roda perekonomian rakyat. Dengan beradaptasi dengan teknologi, semua pelaku usaha dapat tetap menjalankan bisnis dengan baik di tengah pandemi COVID-19.

5 Transformasi di Bidang Digital dari BMHS

BMHS atau Bundamedik Healthcare System menyadari pentingnya beradaptasi dengan perubahan tersebut. Berdasarkan situasi yang ada, maka BMHS melakukan lima transformasi pendukung digitalisasi ekonomi melalui strategi berikut:

  1. Meningkatkan layanan customer care sebagai sarana untuk mendengarkan keluhan dari para pasien melalui jarak jauh. Konsultan dan pasien dapat berkomunikasi tanpa bertemu langsung untuk mendapatkan solusi terbaik.
  2. Mengembangkan omni channel, dimana pasien bisa menebus resep obat secara online tanpa perlu pergi ke rumah sakit. Penebusan obat tersebut tentunya seharusnya telah disesuaikan dengan resep yang dokter berikan.
  3. Mengandalkan big data untuk menunjang pelaksanaan transformasi digital untuk melayani masyarakat luas.
  4. Salah satu dukungan digitalisasi ekonomi dari BMHS juga adanya perlindungan informasi atau data pribadi para pengunjung situs agar tidak bocor kepada siapapun.
  5. Untuk menunjang kelancaran digitalisasi adalah sumber daya manusia yang sudah siap memberikan pelayanan secara online.

Saat ini BMHS terus berupaya untuk melaksanakan adaptasi dan transformasi dengan tujuan menjadi bisnis yang sustainable agar dapat mengatasi tantangan sesuai perkembangan zaman.

Baca Juga: Cabang Baru Diagnos Laboratorium Utama di Bandung

Besarnya nilai perputaran ekonomi yang dimiliki oleh Indonesia menjadikannya pasar yang potensial bagi pebisnis luar negeri. Oleh karena itu, unit usaha Indonesia wajib mengoptimalkan peluang besar tersebut sebelum dikuasai oleh negara lain.

BMHS telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menyambut era ekonomi digital Indonesia. Perusahaan ini sudah menentukan 5 aktivitas dalam bidang terkait yang akan membantu memaksimalkan potensi ekonomi di masa mendatang. Salah satu aktivitas dalam menyambut market besar ialah melalui cara meningkatkan pengalaman customer journey.

Menyesuaikan Kebutuhan Sektor Kesehatan Akan Layanan Digital

Adanya pandemi yang melanda dunia membuat berbagai sektor mengembangkan bisnis ke ranah digital. Diprediksi sistem ekonomi digital bahkan menjadi sistem transaksi yang potensial pada tahun 2030 mendatang.

Bersiap menghadapi situasi tersebut, BMHS melakukan serangkaian digitalisasi ekonomi untuk mengikuti perkembangan zaman. Tentu akan muncul persaingan ketat dari sektor kesehatan. Untuk itu, menyiapkan sumber daya manusia sejak dini adalah solusinya.

Selain memberikan inovasi terhadap kinerja perusahaan, digitalisasi layanan juga memberikan banyak kemudahan dan kepraktisan bagi masyarakat yang menggunakan layanan. Dalam sektor kesehatan, bentuk digitalisasi dapat terlihat dari konsultasi dan pembelian obat.

Dengan digitalisasi layanan, konsultasi bersama dokter dapat dilakukan cukup dari rumah asalkan ada koneksi internet. Kini tiap rumah sakit memiliki kebijakan terkait kontak yang bisa dihubungi, apakah melalui nomor WhatsApp, melalui aplikasi tertentu, atau cukup mengisi formulir reservasi.

Baca Juga: Bundamedik Raup Untung dari Saham DGNS

Temukan perkembangan BMHS lainnya di laman ini, dan informasi aset mereka di sini. Anda juga dapat membaca laporan kegiatan CSR mereka di sini.

LinkedIn
Facebook
Twitter

Stay in touch with us!

Let’s keep you informed with our latest projects and news.