News
22 August 2022

Maksimalkan Kualitas Hidup Anak dengan Preimplantation Genetic Testing for Monogenic Diseases (PGT-M)

Preimplantation Genetic Testing for Monogenic Diseases atau disingkat menjadi PGT-M merupakan salah satu upaya dini orang tua untuk menjamin kesehatan calon bayi sejak dalam kandungan. Sebelum melakukan pemeriksaan ini, Anda terlebih dahulu harus melakukan konsultasi dengan dokter ahli.

Baca Juga: Pentingnya Pemeriksaan DNA untuk Bakat Anak

Indikasi Wajib Pengujian

Prosedur medis ini sejatinya harus mendapatkan rekomendasi dari dokter dan tidak dapat mengajukan diri jika tidak memiliki indikasi bahwa calon pasien harus menjalankan program. Berikut adalah beberapa kondisi pasien di bawah ini baru bisa mengikuti PGT-M sejak bayi dalam kandungan:

  1. Memiliki pengalaman terminasi kehamilan pada masa kandungan sebelumnya karena kondisi genetik yang serius
  2. Sudah memiliki anak dan anak Anda dalam kondisi genetik yang fatal
  3. Memiliki riwayat keluarga atau genetik yang merugikan baik dari pihak ayah maupun ibu
  4. Memiliki riwayat keluarga yang bermasalah dengan kromosom

Berdasarkan berbagai pertimbangan tersebut, barulah dokter memberikan arahan untuk melakukan prosedur Preimplantation Genetic Testing for Monogenic Diseases (PGT-M). Dengan demikian, yang harus Anda lakukan untuk memastikan butuh atau tidaknya program ini adalah:

  1. Pasien wajib menjalankan konsultasi dengan dokter spesialis di rumah sakit bersangkutan
  2. Pengambilan sampel darah dengan hasil yang akan diberitahukan setelah 4 hingga 8 minggu
  3. Pada hari kelima atau keenam, dilakukannya biopsi embrio sekaligus pembekuan embrio adalah prosedur PGT-M ketiga
  4. Pelaksanaan tes dan pelaporan hasil pada jangka waktu setidaknya 2 minggu
  5. Terakhir, prosedur yang harus dilalui adalah frozen embryo transfer cycle

Dengan pemeriksaan ini, Anda dapat memaksimalkan potensi hidup anak bahkan sebelum program kehamilan.

Tes PGT-M oleh Diagnos Laboratorium

Melalui website resmi Diagnos Laboratorium, Anda dapat melayangkan pertanyaan langsung terkait PGT-M. Hingga saat ini, cabang Diagnos Laboratorium sudah tersebar di enam kota, diantaranya Jakarta Pusat, Tangerang Selatan, Bandung, Padang, Makassar, Bali, dan Batam. Untuk kedepannya, Diagnos Lab juga akan membuka cabang di Kota Medan dan Kota Surabaya.

Baca Juga: Kondisi yang Tepat untuk Memulai Program Bayi Tabung

Persiapan yang dilakukan sebelum memulai siklus PGT-M yakni melalui konseling genetik. Saat melakukan PGT-M kemungkinan diperlukan sampel darah dari pasangan dan keluarga langsung sebagai referensi. Semua tes harus dijadwalkan terlebih dahulu dan dikoordinasikan melalui Diagnos Genomics, layanan dari Diagnos Laboratorium.

Diagnos Laboratorium merupakan bagian dari BMHS (Bundamedik Healthcare System) yang juga memiliki tujuan untuk memajukan dan meratakan penyebaran fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. Selain dari layanan PGT-M, Diagnos Genomics juga menyediakan pemeriksaan NIPT dan PGT-A.

Tes skrining NIPT ini bertujuan mengidentifikasi kelainan kromosom bayi yang belum lahir, yang dapat diindikasikan dengan menguji darah ibu. Tes ini mampu memperkirakan risiko sindrom Down anak bersama dengan sejumlah gangguan kromosom signifikan lainnya.

PGT-A atau screening aneuploidi adalah teknologi reproduksi yang dilakukan dengan siklus In-Vitro Fertilisation (IVF) atau program bayi tabung. Tes ini digunakan untuk menganalisa kromosom embrio sebelum di transfer ke dalam rahim.

Tingkatkan Kualitas Hidup Anak Sejak Dini

Seperti diketahui, PGT-M memungkinkan pasangan dengan kondisi genetik bawaan untuk meningkatkan potensi kualitas kesehatan yang lebih baik untuk anak biologis mereka. Hal ini dimungkinkan oleh fakta bahwa ini adalah tes yang dilakukan sebelum implantasi untuk membantu identifikasi kelainan gen tunggal embrio saat IVF atau program bayi tabung untuk menghindari mengandung anak dengan kelainan genetik.

Dengan pemeriksaan ini, Anda dapat mulai memaksimalkan potensi terbaik anak bahkan sebelum program kehamilan untuk meningkatkan kualitas hidup buah hati di masa depan.

Baca Juga: Intip Cara BMHS Meningkatkan Kinerja Tenaga Kesehatan

Temukan berbagai layanan bermanfaat BMHS lainnya di sini, dan tindakan CSR mereka di sini. Anda juga dapat membaca mengenai informasi aset BMHS di laman ini

LinkedIn
Facebook
Twitter

Stay in touch with us!

Let’s keep you informed with our latest projects and news.