News
Blog 17 December 2021

Manfaat Inisiasi Menyusui Dini (IMD) bagi Ibu dan Bayi

Proses menyusui adalah salah satu langkah tepat untuk membangun hubungan antara ibu dan bayi, tetapi sudahkah bunda tahu tentang Inisiasi Menyusui Dini (IMD)?

Inisiasi Menyusui Dini adalah proses bayi menyusu segera setelah dilahirkan, yang mana bayi akan distimulasi untuk mencari puting susu ibu sendiri tanpa disodori puting susu. Inisiasi Menyusui Dini akan sangat membantu dalam keberlangsungan pemberian ASI eksklusif (ASI saja) dan lama menyusui.

IMD biasanya dilakukan sekitar 30 menit sampai 1 jam setelah kelahiran bayi, dengan cara ibu mendekatkan bayi ke payudara dan putingnya. Setelah beberapa saat, bayi akan mencari sendiri puting dan mulai mendapatkan ASI untuk memenuhi nutrisinya. Ini adalah bonding(ikatan) pertama antara ibu dan anak.

Manfaat Inisiasi Menyusui Dini Bagi Ibu dan Bayi yang Belum Disadari

Penelitian oleh Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2010 menunjukkan bahwa sekitar 29% ibu melakukan IMD, sedangkan pada tahun 2013 menunjukkan angka 34%. Kenaikan itu terus berlanjut hingga saat ini, menunjukkan bahwa perjalinan ikatan pertama ini sangat berarti dan juga bermanfaat bagi ibu dan anak. Berikut adalah manfaat dilakukannya IMD:

1. Meningkatkan Bayi Mendapatkan Kolostrum

Kolostrum adalah salah satu zat yang terdapat pada ASI pertama, berwarna kuning kental dan jumlahnya hanya sedikit. Kolostrum mengandung berbagai zat untuk melawan serta meningkatkan imun tubuh, dan dengan melakukan inisiasi menyusui dini, bayi bisa mendapatkan kesempatan itu.

Selain itu bagi ibu, adanya momen ini juga menjadi langkah awal guna memproduksi ASI untuk perkembangan bayinya. Kontak awal ini bisa mencegah atau mengurangi potensi munculnya gangguan produksi ASI.

2. Mendukung Keberhasilan ASI Eksklusif

ASI Eksklusif adalah pemberian air susu secara rutin dan penuh terhadap anak yang dianjurkan hingga anak berusia 6 bulan. Salah satu langkah agar program ini bisa berjalan optimal adalah mulai melakukan inisiasi menyusui dini dan melakukan kontak dengan bayi.

3. Meningkatkan Hubungan Ibu dan Anak

Inisiasi Menyusui Dini adalah awal kontak antara ibu dengan anak yang membuat hubungan keduanya menjadi semakin erat. Ibu akan merasa memiliki si kecil begitu juga si bayi akan merasa aman. Salah satu kebutuhan bayi yang baru lahir adalah bagaimana mendapatkan keamanan dari lingkungannya, pelukan awal dari seorang ibu, kehangatannya, serta kontak intim ini membuatnya merasa nyaman berada di dekat sang ibu

4. Meningkatkan Kesehatan Bayi

Pemerintah terus berupaya untuk menekan angka kematian bayi. Salah satu penyebab kematian bayi dapat dimulai dari proses kehamilan, berbagai masalah ketika persalinan, serta berbagai kondisi yang tidak terduga lainnya. Inisiasi Menyusui Dini bisa menangkal kematian bayi tersebut, karena dengan adanya ASI pertama ini membuat bayi lebih kuat serta mampu beradaptasi dengan dunia barunya. Kontak fisik dan kehangatan ibu juga membuat fisik bayi menjadi lebih kuat.

5. Membuat Berat Badan Anak Lebih Ideal

Masalah lain pasca melahirkan adalah berat badan si kecil yang tidak ideal, bisa jadi terlalu kurus atau terlalu gemuk. Permasalahan berat badan ini bisa diatasi dalam waktu cepat apabila nutrisi terpenuhi dengan baik, salah satunya melalui program ini. Bunda dapat melihat perkembangan positif setelah pemenuhan nutrisi jika berat badannya ideal, buang air kecil secara teratur, juga terlihat tenang dan nyaman.

LinkedIn
Facebook
Twitter

Stay in touch with us!

Let’s keep you informed with our latest projects and news.